Melatih Konsentrasi Anak ADHD dengan Permainan

Melatih Konsentrasi Anak ADHD dengan Permainan – Rasanya hal yang paling menggembirakan untuk seorang anak adalah memberikannya permainan anak anak sesuai dengan usianya. Ketika memberikan permainan tersebut, tentu orang tua harus memberikan permainan yang bisa memberikan manfaat untuk sang buah hati. Ada beberapa permainan yang bisa diberikan untuk anak ADHD melalui beberapa diantaranya seperti;

Melatih Konsentrasi Anak ADHD dengan Permainan

Permainan koin. Cara yang bisa dilakukan yaitu menyiapkan beberapa koin dengan berbagai jenis. Kemudian susun koin tersebut dan setelah disusun tutupi dengan kertas karton setelah anak melihat susunan tersebut. Kemudian biarkan anak tersebut menyusun kembali seperti yang sudah anda susun. Atau anak bisa mengambil koin sesuai dengan yang anda sebutkan. Pakailah stopwatch untuk mengukur kecepatan dalam merespon setiap kegiatannya. Dengan sering melakukan hal tersebut, maka bisa membantu anak anda dalam berkonsentrasi.

Baca juga : Rahasia Keluarga Bahagia

Teka-teki silang. Meski permainan ini sederhana, tapi sangat cocok untuk melatih konsentrasinya. Seorang anak bisa lebih mengenal gambar mana saja yang dianggapnya aneh dan gambar apa saja yang tidak cocok. Pemusatan perhatian anak akan terpusat dengan perhatian ini.

Game memori. Permainan seperti ini bisa merangsang dalam hal visual anak. Pendengarannya pun akan semakin terlatih, dan selain itu juga dia akan belajar mengingat urutan ke berapa lanjutan dari permainannya yang sudah di simpan di dalam memori game tersebut. Dengan begitu daya ingatnya bisa lebih meningkat.

Permainan integrasi pikiran dan tubuh. Permainan ini dinamakan lama-lama menjadi patung, itu yang sering disebutkan anak-anak. Bermain seperti ini bisa dilakukan sambil duduk diam tanpa bergerak dan ketika disentuh baru boleh bergerak. Orang tua bisa menghitung berapa lama seorang anak bisa bertahan untuk tidak bergerak. Dengan latihan seperti ini dalam beberapa minggu, maka saraf otak dan tubuhnya akan diperkuat, sehingga kemampuan mengontrolnya pun bisa meningkat.

Permainan anak anak yang sederhana seperti di atas harus dilakukan beberapa kali, agar nanti hasilnya bisa lebih terlihat. Jika diajak bermain tentu seorang anak akan menyukainya, jadi anda tidak akan merasa kesulitan untuk meningkatkan konsentrasinya dengan permainan sederhana tersebut.

Bermain merupakan langkah untuk memberikan kesenangan bagi seorang anak. Alangkah baiknya kesenangan bermain dilengkapi dengan manfaat yang lainnya seperti mengasah otak. Banyak cara untuk menstimulasi perkembangan otak anak usia 0-5 tahun, salah satunya yaitu dengan bermain. Kita bisa mengajaknya bermain atau memberikan permainan anak anak.

Namun dalam memberikan mainan pada sang buah hati, itu harus disesuaikan dengan usia karena akan sangat mendukung perkembangan otaknya. Pilihlah permainan yang cocok dan sangat berguna untuk menstimulasi otaknya. Di usia 0-5 tahun merupakan waktu yang tepat jika berbagai permainan diberikan pada anak kita, karena pada saat itu merupakan usia emas perkembangan otaknya. Beberapa contoh permainan yang bisa disesuaikan dengan usianya seperti;

Usia 0-3 Bulan. Di usianya ini bayi masih terbilang memiliki kemampuan yang terbatas, sehingga anda jangan sembarangan memberikan permainan padanya. Kemampuan bayi hanya bisa mengenal warna dan mulai berinteraksi dengan dunia luar. Anda bisa mulai dengan berinteraksi mengajarkannya kata yang mudah seperti bilang “mama”. Hadapkan muka anda persis di depan mukanya, agar bayi bisa lebih mengenal wajah yang sedang berbicara dengannya.

Usia 6-9 Bulan. Pada usia ini bayi sudah mulai bisa melakukan berbagai aktifitas seperti berjalan, merangkak, berguling dan duduk. Untuk lebih meningkatkan aktifitasnya, anda bisa memberikan mainan seperti mobil-mobilan yang bisa bergerak dan Bola agar bayi lebih aktif.

Usia 9-12 Bulan. Di usianya ini, bayi sudah mulai berusaha untuk berdiri dan berjalan. Orang tua bisa memberikan mainan mobil-mobilan yang bisa didorong, tapi perhatikan berat mobilnya jangan terlalu ringan yang bisa membuat bayi terjatuh ketika mendorongnya. Selain itu bisa juga mengajaknya lempar dan tangkap bola, bermain drum yang bisa melatih koordinasi tangan, menyusun balok dan ajak dia menari dengan iringan lagu yang ringan.

Satu hal yang sangat penting dan harus selalu diingat yaitu pilihlah permainan anak anak yang cocok dengan usianya dan utamakan keselamatan bayi. Dengan berbagai permainan seperti di atas, anda bisa membuat hati bayi anda senang sekaligus perkembangan otaknya bisa meningkat. Manfaatkan setiap usianya dengan berbagai aktifitas yang mendukung kecerdasannya menjadi meningkat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *