Apa Itu Spooring Mobil dan Hal-Hal Yang Perlu Kamu Tahu

Sebenarnya apa sih pengertian spooring mobil itu? beberapa dari anda mungkin baru pertama kali mendengar istilah ini. terutama bagi anda yang tidak punya mobil dan tidak pula bekerja di bengkel mobil.

Pengertian Apa Itu Spooring adalah suatu proses untuk meluruskan kembali kedudukan empat roda mobil anda seperti settingan awal pabrik. Intinya adalah meluruskan roda depan dan diatur seperti sedia kala agar nyaman dikendarai. Kondisi mobil yang memerlukan spooring, meliputi:

  1. Setir mobil saat dikendarai bergetar.
  2. Mobil terasa berat ke arah kanan atau kiri padahal dalam posisi lurus.
  3. Setir tidak bisa kembali ke posisi semula.
  4. Jalannya mobil terasa miring padahal kondisi jalan mendatar dan lurus.
  5. Bahkan saat parker juga terlihat miring padahal area parker mendatar.
  6. Ban belakang mobil tidak sejajar dengan badan mobil bagian belakang.
  7. Kondisi ban belakang mobil yang tidak presisi seperti semula.

Jika mobil anda telah mengalami tanda-tanda sebagaimana disebutkan di atas, maka mobil anda membutuhkan spooring. Spooring yang dilakukan secara berkala, akan bermanfaat untuk Meningkatkan kenyamanan anda dalam berkendara, Menghemat pemakaian ban sesuai usia pemakaian ban. selain itu juga untuk Menghemat pemakaian bahan bakar kendaraan (tidak boros), Menghindari keausan yang tidak merata pada ban (ban tidak benjol-benjol) dan Kendali stir mobil menjadi lebih stabil/tidak goyah.

Spooring juga bermanfaat untuk mengembalikan Posisi kemudi bisa segera kembali lurus, terutama setelah belok ke kanan atau ke kiri, Menghilangkan suara “berdecit” pada ban ketika anda belok, Menyelaraskan kelurusan roda kemudi agar nyaman dan Meningkatkan kestabilan dalam berkendara. Selain ban lebih awet juga menjaga keawetan kaki kaki (understeel) mobil anda.

Pencegahan agar ban tidak limbung setelah proses spooring perlu dilakukan beberapa hal sebagai berikut:

  1. Sebaiknya Lakukan spooring dan balancing dengan memperhatikan jadwal yang rutin dan berkala. Perhatikan kondisi mobil anda, karena tiap produk mobil memiliki system dan teknologi yang berbeda-beda. Fokuskan pada bagian suspensinya.
  2. Bila perlu lakukan pula rotasi ban dengan benar dan teratur. Hal ini akan memberikan keausan yang merata untuk semua ban di mobil Anda. Untuk mobil penggerak empat roda, idealnya dianjurkan melakukan rotasi ban setiap 10.000 hingga 12.000 kilometer.
  3. Berikunya, pasanglah roda sebagaimana petunjuk arah yang telah ditetapkan dan telah tertera pada kulit ban, jangan lakukan asal-asalan. Juga berikan tekanan angin menyesuaikan dengan buku petunjuk dari pabrik. Hal ini membuat usia ban lebih awet dan nyaman dikendarai.
  4. Nah, Sebelum kamu memulai proses spooring dan balancing pada mobil kamu, ada baiknya terlebih dahulu kamu lakukan pengecekan semua kondisi ban dan velg, pengecekan bagian suspensi, hubungan pada setiap sambungan kaki-kaki, kondisi chasis serta bodi kendaraan agar tidak terlewatkan bagian yang mengalami kerusakan.
  5. Pilihlah bengkel mobi dengan peralatan standar dan menyesuaikan karakter mobil anda. Semuanya untuk mendapatkan hasil spooring dan balancing yang maksimal dan sempurna.
  6. Hindari mengganti ban dengan mengunakan ban bekas atau ban BS (barang sortiran), walaupun diiming-imingi dengan harganya murah, namun risiko tinggi terhadap keselamatan anda saat berkendara.

Apabila mengalami ban bocor atau pecah dijalan, sebaiknya gunakan ban cadangan yang memiliki ukuran yang sama dengan ban aslinya. Akan tetapi kalau ban cadangan yang tersedia berbeda, misalnya lebih kecil/besar, maka pergunakan ban ini saja hanya untuk keperluan darurat. Setelahnya segera perbaiki ban aslinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *